Manfaatkan kesempatan untuk menambah ilmu pengetahuan

 
Amuntai (Humas) – Selasa (22/4) Tim dari balai Diklat Keagamaan Banjarmasin menyambangi kantor Kementerian Agama kabupaten Hulu Sungai Utara dalam rangka melaksanakan Diklat di tempat kerja (DDTK) yang mengangkat materi  “Peningkatan  Etos Kerja PNS”. Tim Diklat keagaman langsung disambut oleh kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Hulu Sungai Utara Drs. H.Gurdani Syukur, M.Fil.I dan pejabat struktural dilingkungan  kantor kementerian agama kabupaten hulu sungai utara. 
Rombongan Balai Diklat Keagamaan dipimpin oleh Kasubbag TU Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin sekaligus  ketua panitia pelaksana DDTK Drs. Abd. Manan, didampingi Drs. Surya Subur, M.Pd dan Zarkani, S.Ag, M.AP sebagai Narasumber pada DDTK yang rencananya akan dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 22 april sampai  25 april mendatang. Peserta diklat ini berjumlah 30 orang PNS kementerian agama kabupaten Hulu Sungai Utara terdiri dari unsur KUA, Madrasah, dan pegawai Kantor Kementerian Agama kabupaten HuluSungai Utara.
Dalam Sambutannya, Drs. Abdul Manan selaku ketua panitia DDTK menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar kantor Kementerian Agama kabupaten Hulu Sungai Utara pada umumnya dan kepala kantor Kementerian Agama kabupaten Hulu Sungai Utara yang telah memberikan dukungan dan bantuannya sehingga diklat ini dapat diselenggarakan sesuai rencana. Beliau juga menyampaikan tujuan diadakannya diklat ini sebagai upaya peningkatan kinerja PNS dilingkungan kantor kementerian agama kabupaten hulu sungai utara, beliau juga berharap peserta diklat ini dapat membagi ilmu yang didapat nanti kepada rekan kerjanya. “ Semoga ilmu dan pengalaman yang kita dapat selama diklat ini dapat kita terapkan dalam pekerjaan kita dan memberikan contoh pada rekan kerja kita,” ungkap beliau.
Sementara itu,kepala  kantor Kementerian Agama kabupaten Hulu Sungai Utara Drs. H.Gurdani Syukur, M.Fil.I  dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada tim balai diklat keagamaan banjarmasin yang  dengan ikhlas telah  datang  jauh-jauh ke amuntai untuk memberikan pelatihan. Beliau sangat berharap agar para peserta dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dalam kesempatan pelatihan ini dan pada nantinya dapat menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari.   
Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman sehingga kinerja kita sebagai PNS dapat selalu meningkat dari hari kehari,” ungkap Gurdani dengan penuh semangat.   Setelah menyampaikan sambutan,kepala  kantor Kementerian Agama kabupaten Hulu Sungai Utara membuka secara resmi Diklat dengan  mengalungkan kartu peserta kepada 2 orang peserta. (SLM- Humas Kemenag HSU)

Kesadaran Adalah Hal Utama dalam Membentuk Kinerja yang Optimal



Amuntai (Humas) - Senin (7/4) POKJALUH (Kelompok Kerja Penyuluh) Kabupaten Hulu Sungai Utara mengadakan acara pelatihan pembuatan SKP untuk  penyuluh agama. Pelatihan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara Drs. H. Gurdani Syukur, M.Fil.I, Kepala Seksi Bimas Islam Drs. H. Zainal Arifin, M.Sc  dan Ketua Pokjaluh Kabupaten HSU sekaligus narasumber pada pelatihan ini, Nawawi Abdurrauf, S.Ag M.MPd. Para peserta pada pelatihan ini tidak terbatas penyuluh agama yang ada dikabupaten HSU namun ada beberapa orang penyuluh agama dari kabupaten tabalong.  Acara ini dirasa sangat penting bagi penyuluh agama yang mempunyai jabatan fungsional mengingat pelatihan pembuatan SKP sebelumnya condong kepada pembuatan SKP bagi pegawai struktural.
Dalam laporannya, ketua pokjaluh kabupaten HSU menyebutkan penyuluh agama sangat memerlukan pelatihan pembuatan SKP  ini hal ini dikarenakan tugas penyuluh yang tidak terikat waktu dan tempat  sehingga perlu disamakan poin-poin sebagai indikator kinerja seorang penyuluh. Beliau juga menyebutkan acara ini terlaksana atas swadaya dari semua penyuluh agama fungsional dikabupaten Hulu Sungai Utara. “Kami (penyuluh)  memang tidak punya DIPA sendiri, namun kami memiliki kebersamaan dan rasa senasib sepenanggungan,ungkap nawawi sambil tertawa.
Sementara itu Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag HSU Drs. H. Zainal Arifin, M.Sc  selaku pembina penyuluh agama menyambut baik acara pelatihan tersebut. Beliau menyebutkan kantor kemenag HSU akan selalu berusaha  mendukung kegiatan dari penyuluh agama karena menurut beliau penyuluh agama adalah benteng terdepan  dalam hal membina masyarakat  khususnya di kabupaten HSU ini. “walaupun tugas penyuluh banyak yang langsung turun kelapangan namun kita tetap harus membuat SKP untuk pertanggungjawaban kita sebagai seorang pegawai,” ucap beliau.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara yang dimintauntuk memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi acara tersebut,dalam sambutannya  menekankan betapa pentingnya seorang abdi negara menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. “Jika semua pegawai bertugas dengan baik dan ikhlas, mungkin SKP tidak lagi diperlukan,” ungkap beliau. Namun apapun sistemnya menurut beliau kesadaran diri dari semua pegawai tetaplah hal yang paling utama agar tebentuk suatu kinerja yang optimal. (SLM-Humas Kemenag HSU) 

Kanwil Kemenag Prov.Kalsel Sumbang Rp. 200 Juta Untuk Ponpes Rakha Amuntai


HSU, INMAS
Setelah pagi harinya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Drs.H.M.Thambrin,M.MPd bersilaturahmi dengan keluarga besar Kementerian Agama Kab.Hulu Sungai Utara, maka pada siang harinya (02/04) Kepala Kantor Wilayah Kemenag Prov. Kalsel didampingi oleh Kepala Kantor Kemenag Kab.HSU, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I berangkat menuju Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai.
Kedatangan kedua pejabat Kementerian Agama ini di Ponpes Rakha Amuntai dalam rangka menghadiri kegiatan Silaturahmi Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan dan Pencanangan Gerakan Budaya Infaq/Shadaqah oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Drs.H.Rudy Arifin,MM. Kegiatan ini selain dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Prov.Kalsel dan Kepala Kemenag Kab.HSU juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati HSU, unsur Muspida Kab.HSU, Tokoh masyarakat dan Alim Ulama, para pengurus yayasan Rakha serta para mahasiswa dan pelajar di lingkungan Yayasan Rakha Amuntai.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Ketua Pengurus Yayasan Rakha, KH.Husin Nafarin,MA disampaikan bahwa gerakan ini dicanangkan supaya para santri dan alumni Rakha ada rasa memiliki sehingga ada rasa tanggung jawab untuk turut serta memajukan Ponpes Rakha Amuntai, khususnya dalam hal fasilitas sarana dan prasarana pendidikan. Beliau menambahkan bahwa untuk penggalangan dana tersebut telah disediakan kotak infaq dan rekening pada Bank Kalsel.
Sementara itu Gubernur Kalimantan Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun ini Pemprov. Kalimantan Selatan akan memberikan sumbangan kepada Ponpes Rakha sebesar Rp. 2,6 milyar, dengan perincian untuk STAI Rakha sebesar Rp. 2 Milyar, untuk MA Rakha sebesar  Rp. 200 Juta, untuk MTs Rakha sebesar Rp. 300 Juta dan untuk STIQ Rakha sebesar Rp. 100 Juta.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Drs.H.M.Thambrin,M.MPd dalam sambutannya menyampaikan bahwa beliau sangat senang bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan alim ulama dan para pengurus yayasan serta para pelajar Ponpes Rakha Amuntai. Beliau juga sekaligus memperkenalkan diri dikarenakan baru menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Prov.Kalsel  sekitar 1,5 bulan tepatnya tanggal 21 Februari 2014. “Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan akan menyumbang sebesar Rp.200 Juta untuk Ponpes Rakha”, ucap Drs.H.M.Thambrin,M.MPd   yang langsung disambut teriakan takbir dan shalawat oleh para hadirin.
Seusai acara Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.HSU, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I menyampaikan bahwa beliau menyambut baik dan sangat gembira dengan gerakan yang dicanangkan oleh pengurus Ponpes Rakha. “Hal ini sangat bagus dan bisa dijadikan contoh bagi Yayasan Pondok Pesantren lainnya, karena ini sebagai tanda syukur dan terima kasih kita para santri dan alumni kepada Yayasan Ponpes demi kemajuan Pondok Pesantren yang kita cintai”, ucap Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I.

( LTF – Inmas Kemenag Kab.HSU )

Kepala KUA Jangan Menerima Uang Bendolan

Amuntai – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. H.M. Thambrin,M.MPd beserta istri pada hari rabu (02/04) berkesempatan mengunjungi Kantor Kementerian Agama Kab.HSU guna menghadiri kegiatan silaturahmi dengan Keluarga Besar Kementerian Agama Kab.HSU.
Kegiatan silaturahmi dilaksanakan di Aula Kankemenag Kab.HSU. Sejak pagi seluruh Keluarga Besar Kementerian Agama Kab.HSU sudah mulai berdatangan. Mereka sangat antusias dan sangat gembira karena bisa bertemu langsung dan bertatap muka dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan yang baru saja dilantik, tepatnya tanggal  21 Februari 2014 yang lalu.
Kedatangan Kepala Kanwil Kemenag Prov.Kalsel beserta isteri disambut langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.HSU, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I beserta isteri dan seluruh pejabat struktural di lingkungan Kankemenag Kab.HSU.
Dalam penyampaiannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.HSU, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I menyampaikan tentang keadaan jumlah lembaga pendidikan di kab.HSU serta memperkenalkan para pejabat struktural dilingkungan Kankemenag kab.HSU.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov.Kalimantan Selatan, Drs. H.M.Thambrin,M.MPd  dalam arahannya menyampaikan bahwa pada tahun 2014 ini anggaran Kementerian Agama adalah sebesar 1,4 Triliyun rupiah, yang mana 72 % diperuntukkan kepada belanja pegawai. Beliau juga menyampaikan bahwa untuk tahun 2014 ini, dana operasional KUA meningkat menjadi Rp. 3.000.000,- / bulan, karena itu beliau meminta kepada Kepala KUA Kecamatan agar jangan menerima uang bendolan. 
“Hal yang sangat menggembirakan bagi kita semua, adalah pada tahun ini akan dibayarkannya remunerasi pegawai baik struktural maupun fungsional,” ucap Drs.H.M.Thamberin,M.M.Pd yang langsung disambut tepuk tangan oleh seluruh undangan yang hadir.( LTF – Inmas Kemenag Kab.HSU )

2 Orang Santri Ponpes Raudhatuth Thalibin berhasil Melaju ke ajang MQK Nasional di Jambi


HSU, Inmas
Ajang MQK ke 5 Tahun 2014, telah selesai dilaksanakan. Pengumuman hasil lomba pun telah di umumkan yang disambut dengan gembura oleh para santri yang namanya disebut. Berbagai ekspresi kegembiraan ditunjukkan oleh para santri.
Hal yang sama terlihat diraut wajah dua orang santri asal Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin, M.Irsyad dan M.Wahyu Ramadhan. Kedua santri binaan Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin yang beralamat di Komplek Citra Permata Sari, Sungai Malang yang diasuh oleh KH.Ahmad Mu’thi ini berhasil menjadi juara 1 pada cabangnya masing masing, dan berhasil terpilih sebagai kafilah Provinsi Kalimantan Selatan untuk kembali berlaga di ajang MQK Tingkat Nasional di Jambi.
Begitu mengetahui berhasil menjadi juara, keduanya langsung melakukan sujud syukur. Ditemui seusai acara, M.Wahyu Ramadhan menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak menyangka berhasil meraih juara 1, karena melihat penampilan dari peserta Kabupaten lain sangat bagus. Hal yang sama juga disampaikan oleh M. Irsyad. “Kami berdua sangat bersyukur bisa menjadi juara, dan kami akan memberikan yang terbaik bagi Provinsi Kalimantan Selatan di ajang MQK Nasional mendatang” ucap kedua santri KH.Ahmad Mu’thi ini, yang langsung disambut dengan teriakan selamat dan shalawat oleh rekan rekannya. ( LTF – Inmas Kemenag Kab.HSU)