Pelantikan Pejabat Eselon IV Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan


Banjarmasin – Inmas, Jabatan Kepala Seksi  (Kasi) Pembinaan Syariah dan Sistem Informai Urusan Agama Islam (URAIS)  yang kosong sejak pindah tugasnya Drs. Ilham Masykurie Hamdie, M.Ag 21 Januari 2014 lalu, hari ini (29/09/14) terisi dengan dilantiknya Dra. Hj. Mega Riani Noor yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Seksi pemberdayaan KUA.

Hj. Mega Riani Noor dilantik bersama  Drs. H. Yuliyansyah, MM sebagai Kasi Pemberdayaan KUA dan Drs. H. Safrudin sebagai Kepala Sub. Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan.

“Sesuai dengan ayat yang dibacakan qari tadi, kita memegang memegang amanah dan harus bersikap adil. Adil dalam ukuran  hak nya Allah dan adil dalam ukuran hak manusia,” kata Ka.Kanwil di awal arahannya.

Menurut Ka.Kanwil, pelantikan pejabat eselon VI ini telah dikonsultasikan dengan Biro Kepegawaian Kemenag RI, serta inspektorat jendral Kemenag RI di Jakarta sebagai bentuk kerjasama dan transpransi. Karena beliau juga mengharapkan hal tersebut juga diterapkan di Kanwil Kemenag Kalsel.

“Jadi mohon nanti pejabat yang bertugas agar bisa mengedepankan kebersamaan, akuntabilitas dan transpransi dengan staff. Sehinga tidak terdapat sesuatu yang tidak nyaman,” harap Ka.Kanwil.

Lebih jauh Ka.Kanwil mengingatkan, dalam siklus kehidupan memang terkadang ada sesuatu yang  yang tidak pas, ada yang senang, dan tidak senang dan itulah siklus kehidupan yang harus dijalani. “Tetapi saya berusaha meminimalkan ketidaknyamanan, dan pelantikan ini sudah saya konsultasikan di Jakarta,” tutup Ka.Kanwil. (Rep: Ynt/Ft: Jn)

Kurikulum 2013, Tantangan Bagi Madrasah


Amuntai – Humas, Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K3MI) Kabupaten Hulu Sungai Utara  Kamis (25/09/14) melakukan rapat koordinasi rutin yang kali ini dilaksanakan di kecamatan Amuntai Tengah dan yang menjadi tuan rumah adalah MI Nashrul Ummat. 

Acara ini dihadiri oleh Kepala kantor Kementerian Agama kabupaten Hulu Sungai Utara Drs. H. Gurdani Syukur, M.Fil.I dan didampingi Kepala Seksi pendidikan Madrasah Bunyamin, S.Pd.I, M.Pd serta dari unsur Pokjawas Madrasah KemenagHSU. Rapat koordinasi K3MI kali ini mengambil Tema “ Dengan Semangat Ukhuwah Islamiyah Kita Sukseskan Kurikulum 2013”. Hal ini memang merupakan materi yang paling krusial dikalangan madrasah khususnya MI, karena penerapan kurikulum 2013 di madrasah baru seumur jagung sehingga ada sedikit halangan dan tantangan dalam hal penerapannya di Madrasah.

Panitia pelaksana sekaligus Ketua K3MI Kabupaten Hulu Sungai Utara Sam’ani, S.Ag, M.Pd.I mengakui madrasah ibtidaiyah mengalami beberapa kesulitan dalam penerapan kurikulum 2013, mulai dari ketersediaan buku, perangkat pembelajaran lain, sampai kepada pengisian raport siswa yang lebih rumit dari sebelumnya. Oleh karena itu dalam kesempatan ini beliau meminta bantuan kepada Kepala KanKemenag HSU dan Kasi pendidikan madrasah agar lebih sering mengadakan bimtek ataupun kegiatan sejenisnya agar seluruh komponen pendidikan dapat menerapkan kurikulum 2013 sesuai dengan petunjuk dari kemendikbud dan Kemenag. 

Beliau juga berharap agar pertemuan K3MI ini dapat dimanfaatkan oleh Kepala MI dalam berbagi informasi baik masalah teknis maupun non-teknis sehingga MI diseluruh kabupaten Hulu Sungai Utara dapat memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak-anak.

Sementara itu Kasi pendidikan madrasah dalam sambutannya kembali mengingatkan seluruh madrasah agar selalu rutin melaporkan keuangannya kepada Seksi pendidikan madrasah Kemenag HSU agar nilai akuntabilitas dapat terus ditingkatkan dari waktu kewaktu. 
“Betapapun perencanaan dan pelaksanaan anggaran pendidikan yang tersusun rapi namun tanpa laporan pertanggungjawaban yang tarnsparan dan akuntabel semua akan menjadi sia-sia,“ ujar Bunyamin. Beliau juga berharap agar kepala madrasah lebih pro aktif dalam mencari bahan atau informasi tentang pendidikan madrasah ibtidaiyah jangan hanya “tunggu bola” dari kawan-kawan yang lain. 

Sementara itu,  kepala kantor kementerian Agama kabupaten Hulu Sungai Utara selaku pembina seluruh madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Hulu sungai Utara, dalam kesempatan ini kembali menekankan betapa pentingnya data-data penunjang madrasah dalam rangka pemetaan pendidikan madrasah sehingga pada nantinya didapatkan sebuah solusi yang akan membuat pendidikan madrasah lebih baik. 
Mengenai penerapan kurikulum 2013, beliau sangat mengerti timbulnya kesulitan dalam penerapannya. “Disetiap kita ingin membuat perbaikan maka disitu juga akan timbul bermacam kesulitan,” kata beliau meyakinkan kepada seluruh kepala MI. Beliau juga berjanji akan terus mendukung upaya dari K3MI dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah.
“Mari Kita anggap Kurikulum 2013 adalah sebuah tantangan yang akan membawa kita kepada pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak kita,” ajak Gurdani diakhir sambutannya. (Rep / Ft : Salim)

RA Al IKHLAS ADAKAN MANASIK HAJI CILIK TIAP TAHUN



Amuntai-Humas; “ Insya Allah kedepannya, RA Al Ikhlas akan mengadakan manasik haji setiap tahun,” Ucap Kepala RA Al Ikhlas Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten HSU, Hj.Rafidah,S.Pd.I dalam laporan nya saat acara pembukaan manasik haji cilik bagi siswa siswi Raudhatul Athfal di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu (24/09/14). Beliau juga menambahkan bahwa seluruh kegiatan ini dibiayai oleh masing masing RA dibantu sumbangan dari orang tua siswa.

 Sementara itu Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Bunyamin,S.Pd.I,MPd dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji ini sangat bagus di ajarkan sejak dini kepada anak didik. “Disamping bertujuan untuk mengajarkan tata cara haji kepada anak didik, hal ini juga bertujuan untuk mengenang sejarah 3 manusia pilihan, yaitu Nabi Ibrahim, Nabi Ismail dan Siti Hajar,” Ucap Beliau di akhir sambutannya.

Kegiatan manasik haji cilik ini dibuka dan dilepas secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I.  Dalam arahannya, beliau berpesan kepada para guru yang mendampingi agar benar benar menjaga siswa siswinya. “ Dalam kegiatan manasik haji ini akan melalui jalan umum, karena itu saya minta agar para guru yang mendampingi benar benar menjaga siswa siswinya agar tetap rapi dan tertib selama dijalan,” Tegas beliau dihadapan para peserta.

Selain diikuti oleh siswa siswi RA Al Ikhlas, kegiatan manasik haji cilik ini juga turut di ikuti oleh 5 buah RA lainnya di Kecamatan Amuntai Tengah dan Banjang, sehingga jumlah peserta pada kegiatan kali ini sebanyak 6 buah RA.


Selama kegiatan manasik haji, para siswa siswi RA terlihat antusias dan bersemangat dibawah bimbingan 2 pembimbing manasik, Drs.H.Nahli dan H.M.Idrus,S.Pd.I, walaupun dalam cuaca yang cukup panas para siswa tetap bersemangat mengikuti kegiatan manasik haji ini hingga selesai. (Rep/Fh. Latiful-Humas Kemenag HSU)

UTAMAKAN RUKUN WAJIB DAN SYARAT SAH HAJI


Banjarmasin-Humas; “Utamakan rukun wajib dan syarat sah haji,” tegas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Drs.H.M. Thamberin,MMPd saat acara pelepasan rombongan Jemaah haji kloter 6 asal kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Banjar pada Selasa (23/09/14) di Asrama Haji Banjarmasin.

Beliau menambahkan agar Calon Jamaah Haji supaya benar benar beribadah dan berdo’a terutama di tempat tempat mustajab demi ketentraman dan keselamatan Banua Kalimantan Selatan agar terhindar dari bala bencana. “ Calon Jamaah haji kloter 6 akan diterbangkan pada pukul 00.30 wita dari Bandara Syamsuddin Noor,” Ucap Kakanwil Kemenag di akhir sambutannya.

Sementara itu Bupati Hulu Sungai Utara, Drs.H.Abdul Wahid.HK,MM,Msi menyampaikan ucapan selamat kepada para calon jamaah haji karna telah dipanggil untuk menunaikan rukun Islam yang ke 5. “ Kalian semua adalah orang orang pilihan yang dipilih oleh Allah untuk menjadi tamu Allah  berangkat ke tanah suci menunaikan ibadah haji,” ucap Drs.H.Abdul Wahid.HK,MM,Msi dihadapan para calon jamaah haji.

Sehari sebelumnya, tepatnya hari senin siang Calon Jamaah Haji asal Kabupaten Hulu Sungai Utara telah dilepas secara resmi oleh Bupati HSU dengan mengambil tempat di ruang induk Mesjid Raya At Taqwa Amuntai, untuk selanjutnya diberangkatkan ke Asrama Haji Banjarmasin. Jemaah haji Kabupaten Hulu Sungai Utara sendiri berjumlah 164 orang.


Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I berpesan kepada Calon Jamaah Haji Kab.HSU agar selama berada ditanah suci mendo’akan Banua Hulu Sungai Utara agar tetap kondusif dan aman dan selama di Arab Saudi tetap menjaga nama baik daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Rep/Fh. Latiful-Humas Kemenag HSU)

PER 01 JUNI 2014 HONOR PAI NON PNS Rp.300.000,-/BULAN


Amuntai-Humas; “Sesuai Keputusan Menteri Agama Nomor 148 Tahun 2014 tentang Pembayaran Tunjangan Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS diputuskan bahwa besaran tunjangan per 01 Juni 2014 adalah Rp.300.000,-/bulan,” Ucap Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU, Drs.H.Zainal Arifin,MSc dihadapan 228 orang Penyuluh Agama Non PNS pada acara Pembinaan PAI Non PNS yang dilaksanakan pada hari minggu (21/09/14) di Aula MUI Kab.HSU.

Beliau menambahkan bahwa bagi PAI Non PNS yang tunjangan honornya belum masuk rekening agar segera melaporkannya ke Penyuluh Fungsional Kecamatan atau langsung ke Seksi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten HSU palinglambat hari senin tanggal 22 September 2014 besok.

Sebelumnya Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU, Drs.Nasrullah.HR,MM menyampaikan bahwa kegiatan ini disamping untuk evaluasi kerja dan meningkatkan motivasi kerja PAI Non PNS dalam melaksanakan aktivitas tugasnya dimasyarakat dalam hal memberi penyuluhan keagamaan, juga sebagai ajang silaturahmi bagi PAI Non PNS dengan Pejabat dilingkungan Kemenag Kab.HSU.


Beliau juga menambahkan bahwa Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS merupakan ujung tombak dari Kementerian Agama dalam pembinaan terhadap masyarakat dalam hal penyuluhan dan penerangan tentang ajaran agama Islam, karena itu para anggota PAI Non PNS dituntut untuk memiliki akhlakul karimah dan pengetahuan keagamaan yang bagus serta melaksanakan tugas penyuluhan minimal 1 kali seminggu. “Di Kabupaten Hulu Sungai Utara tidak ada tempat ibadah agama lain dan hampir 100%  penduduknya beragama Islam, yang ada hanya aliran sempalan” ucap Kepala Subbag TU. Karena itu beliau menegaskan bahwa perlunya keaktifan para anggota PAI untuk membina masyarakat agar tidak terlibat kedalam aliran sempalan tersebut. (Rep/Fh: Latiful-Humas Kemenag HSU)