Kemenag Adakan Pemantapan Karu Karom


Amuntai – Humas, Tugas Ketua rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu) Jamaah Calon Haji sangat banyak. Untuk lebih memantapkan para Karom dan Karu tersebut,  Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan pemantapan Karo dan Karom.

Kegiatan dilaksanakan Selasa (01/09/15) di Aula Kantor Kemenag Kabupaten HSU dan di ikuti oleh seluruh Karu dan Karom Jamaah Calon haji asal Kabupaten HSU.

Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU yang juga bertugas sebagai Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I menyampaikan, sesuai dengan Surat dari Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para Jamaah dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus MERS-CoV selama di Arab Saudi.
“Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya memperbanyak minum air putih, menjaga kebersihan diri dan menghindari berinteraksi dengan unta,” ucap Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I dihadapan para Karu dan Karom.

Beliau menambahkan, para Karu dan Karom harus terus berkoordinasi dengan petugas TPIHI dan TPHI serta TPHD. Di akhir materinya, petugas TPIHI Kabupaten HSU tersebut menegaskan kepada para Karu dan Karom agar tidak terpancing dengan provokasi serta tetap mengikuti arahan dari TPHI.

Sementara itu, petugas TPHI (Tim Pembimbing Haji Indonesia) HSU Ahmad Nawawi Abdurrauf, S.Ag menyampaikan, tugas Ketua  Regu adalah membantu pelaksanaan tugas karom, petugas yang menyertai jamaah (petugas kloter;TPHI/TPIHI/TKHI) yang bertugas di bidang pelayanan umum, ibadah dan kesehatan. 

Sedangkan tugas Karom adalah membentu pelaksanaan tugas ketua kloter/petugas kloter; yang menyertai C/JH  di bidang pelayanan umum, ibadah dan kesehatan. “ Kepada seluruh Karom agar menyimpan nomor handphone dari seluruh Karu, untuk memudahkan koordinasi,” tegas Nawawi dalam materinya.

Selain kedua narasumber tersebut, juga hadir memberikan materi adalah petugas TKHI yang menyampaikan tentang kebersihan terutama cara membersihkan tangan yang benar dan petugas TPHD Kabupaten HSU yang menjelaskan tentang tekhnis keberangkatan para JCH menuju Asrama Haji Banjarmasin (Rep/Ft:Latiful)

Aparatur Sipil Negara Wajib Taat Hukum


Amuntai – Humas, Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib mentaati peraturan yang ditetapkan pemerintah, terutama mengenai peraturan kedisiplinan pegawai. Untuk itu, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten HSU menyelenggarakan Pembinaan hukum bagi ASN dilingkungan Kemenag Kabupaten HSU.

Kegiatan yang dilaksanakan Senin (31/08/15) di Aula Kemenag HSU ini diikuti sebanyak 100 orang peserta yang terdiri atas pegawai Kankemenag HSU, KepalaKUA Kecamatan, Kepala Madrasah negeri dan swasta, serta pengurus Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA).

Dalam laporannya, ketua panitia yang juga Kepala Sub Bagian TU Kantor KemenagHSU  Drs.Nasrullah.HR,MM menyampaikan, kegiatan ini merupakan hal yang urgent untuk di ikuti dan dilaksanakan. “Sebagai ASN, kita harus mengetahui hak, kewajiban dan larangan serta mentaati semua peraturan perundang undangan,” ucap Nasrullah.

Di akhir laporannya beliau menyampaikan, narasumber yang akan memberikan materi pada kegiatan kali ini adalah Kepala Kemenag HSU, Kejaksaan Negeri Amuntai dan Badan Kepegawaian Daerah  HSU.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag HSU, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I dalam arahannya menyampaikan, sejak 01 September 2015 tepat jam 00.00 maka status Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara resmi berubah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). “Dengan adanya perubahan tersebut, maka Pemerintah RI mulai tanggal tersebut akan melaksanakan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PU-PNS),” ucap Gurdani dihadapan para peserta.

Gurdani dalam paparan awalnya menekankan pentingnya kedisiplinan dalam hal kehadiran. “Jangan ada yang menerapkan prinsip 704 atau 804,” ucap beliau. Beliau menegaskan pula, dengan diberlakukannya Peraturan Pemerintah No 53 tahun 2010 dan Peraturan Menteri Agama No 28 tahun 2013, maka ada berbagai tingkatan sanksi yang diberlakukan bagi setiap ASN yang melakukan pelanggaran. (Rep/FT: Latiful)

Pentingnya Tata Kelola Persuratan dan Kearsipan


Amuntai – Humas, Persuratan dan kearsipan merupakan hal  penting dalam organisasi maupun instansi. Untuk meningkatkan kemampuan para pengelola persuratan maka Kantor Kemenag Kabupaten HSU menyelenggarakan Pembinaan Tata Kelola persuratan dan Kearsipan, Sabtu (29/08/15) di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Hulu Sungai Utara. 

“Setiap kantor tidak bisa dipisahkan dari surat dan kearsipan, karena itu perlu adanya tata kelola yang baik, rapi dan benar,” ucap Drs.Nasrullah.HR,MM saat menyampaikan laporan ketua panitia

Ketua panitia yang juga Kepala Sub Bagian tata Usaha Kemenag HSU tersebut menambahkan, tujuan kegiatan ini agar peserta memahami tata kelola persuratan dan kearsipan yang tertata dan teratur. 

“Perlu kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Hulu Sungai Utara memperoleh penghargaan dari Presiden RI dalam hal tata kelola kearsipan,” ucap Nasrullah di akhir laporannya.

Kegiatan yang diikuti 100 orang peserta dari unsur Penyuluh Agama, Tata usaha madrasah dan Kantor Urusan Agama Kecamatan tersebut menghadirkan narasumber dari Kepala kantor Kemenag HSU, Kepala bagian Umum Pemkab HSU dan Kepala Perpustakaan dan Arsip daerah.

Kepala Kantor Kemenag HSU Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I dalam sambutannya meminta kepada seluruh peserta agar benar benar menyimak setiap materi yang diberikan. “Narasumber pada kegiatan ini merupakan orang orang yang ahli dan berkecimpung langsung dibidangnya, untuk itu kita harus betul betul menyimak dan menimba ilmu dari mereka,” harap H.Gurdani Syukur.

Beliau juga berharap dengan adanya kegiatan ini akan mewujudkan tata kelola persuratan dan kearsipan yang baik. “Dengan Tata kelola persuratan dan kearsipan yang baik, maka semua data dan dokumen yang sudah berusia puluhan tahun dapat dengan mudah dicari,” ujar H.Gurdani Syukur. (Rep/Ft: Latiful)

Kemenag HSU Adakan Pembinaan Bendaharawan


Amuntai-Humas; Untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Operator dan Bendahara dalam memaksimalkan penyerapan anggaran tahun 2015, maka Kantor Kemenag Kabupaten HSU melaksanakan Pembinaan Bendahara. Demikian ungkap Drs.Nasrullah.HR,MM di hadapan peserta.

Hal tersebut beliau sampaikan saat menyampaikan laporan ketua panitia pada acara Bimbingan tata cara pembayaran dalam rangka penyelenggaraan APBN serta Bimtek rekonsiliasi UAKPA dan LPJ Bendahara di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten HSU, sabtu (22/08/15).

“Peserta pada kegiatan ini sebanyak 84 orang yang terdiri dari bendaharawan tiap satker,” Ucap ketua panitia yang juga Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Kabupaten HSU, Drs.Nasrullah.HR,MM saat menyampaikan laporan kegiatan tersebut.

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten HSU, Drs.h.Gurdani Syukur,M.Fil.I saat ini sudah memasuki akhir bulan pertama pada triwulan III sedangkan penyerapan anggaran baru sekitar 50%.

“Ada berbagai aplikasi keuangan terbaru yang tujuannya untuk mencari metode yang tepat guna efesiensi dan efektifitas serta penggunaan data yang akurat, sehingga diperlukan SDM yang handal,” ungkap Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I saat membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Di akhir sambutannya beliau meminta kepada seluruh bendaharawan dan operator agar lebih teliti karena sedikit saja ada kesalahan akan ditolak oleh pihak KPPN sehingga mengakibatkan anggaran tidak bisa dicairkan. (Rep/Fh.Latiful)


Dua Pejabat Kemenag HSU Gelar Shalat Hajad


Amuntai-Humas; Sebelum berangkat haji Jamaah Calon Haji (JCH) seringkali menggelar shalat hajad. Hal ini juga dilakukan oleh 2 pejabat Kementerian Agama Kabupaten HSU yang tahun ini akan berangkat haji.

Pejabat Kemenag kabupaten HSU yang akan berangkat tersebut adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I yang menjadi petugas TPIHI dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Kabupaten HSU, Drs.Nasrullah.HR,MM yang akan berangkat bersama istri sebagai Jamaah calon Haji tahun 1436 H.

“Pada tahun ini Kabupaten Hulu Sungai Utara mendapatkan dua anugerah dari Allah SWT, yaitu sebagai Kabupaten terbanyak nomor 3 dalam jumlah JCH se Provinsi Kalimantan Selatan dan tahun ini seluruh JCH Kabupaten HSU tergabung dalam satu kloter,” Ucap Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I saat menyampaikan sambutan.

Di akhir sambutannya Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I beserta Drs.Nasrullah.HR,MM memohon doa kepada seluruh jamaah yang hadir agar selama menjalankan ibadah haji diberi kelancaran dan kesehatan serta mendapat haji yang mabrur.  

Shalat hajad ini digelar pada hari Jum’at (14/08/15) di ruang induk Mesjid Sabilal Muttaqin Sungai Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Utara beserta jajaran serta tokoh ulama dan para PNS di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU. Kegiatan ini di awali dengan shalat maghrib berjamaah, diteruskan dengan shalat hajat dan pembacaan surah Yassin serta di akhiri dengan shalat Isya berjamaah. (Rep/Fh.Latiful)