Kabupaten HSU Tetapkan Nilai Zakat Fitrah


Amuntai-Humas ; Tidak terasa sekitar satu minggu lagi akan tiba Hari raya Idul Fitri 1436 H. Maka sebagai seorang muslim setelah menjalankan kewajiban berpuasa di Bulan Ramadhan, menjelang hari raya Idul Fitri ini setiap umat Islam diwajibkan untuk mengeluarkan zakat fitrah. Untuk itu pihak pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama bersama instansi terkait menetapkan besaran nilai zakat fitrah tersebut.

Pada hari Kamis (09/07/15) dengan mengambil tempat di ruang sekretariat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Hulu Sungai Utara di adakan rapat koordinasi guna menetapkan nilai zakat fitrah. Rapat ini diikuti oleh berbagai unsur diantaranya, unsur BAZNAS, unsur Kementerian Agama, unsur Pengadilan Agama, unsur MUI dan unsur Dinas Koperindag Kabupaten HSU.

“Beras yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat kita yaitu beras unus mayang, mutiara, rojolele, beras ganal, karang dukuh, jawa, siam palui dan siam kardil dan IR,” Ucap Ketua BAZNAS Kabupaten HSU,Drs.H.Barkatullah Amin, M.Pd.I selaku pimpinan rapat dihadapan para peserta rapat.

Sementara itu Drs.H.Syamsuri Arsyad yang mewakili pihak Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten HSU menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan harga yang dilakukan pada Pasar Amuntai, maka dari 9 jenis beras tersebut dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok berdasarkan kisaran harga dipasaran.

Dari hasil rapat tersebut diperoleh kesimpulan bahwa besaran nilai zakat fitrah per jiwa untuk beras unus mayang adalah Rp. 50.000,-, beras mutiara dan rojolele adalah Rp. 45.000,-, beras ganal, karangdukuh, jawa dan siam palui adalah Rp. 40.000,- dan beras siam kardil serta IR adalah Rp. 35.000,- per jiwa.

“Maka dengan mengacu pada harga pasar tersebut, dapat kita simbulkan bersama bahwa besaran nilai zakat fitrah per jiwa adalah; beras sebanyak 3,5 liter, sementara jika zakat fitrahnya berbentuk uang maka tinggal disesuaikan dengan jenis dan harga berasnya sebagaimana hasil ketetapan tersebut,” Ucap Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Kabupaten HSU, Drs.Nasrullah.HR,MM usai penetapan hasil rapat.


Kepala Kemenag Kab. HSU, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I mengaku senang dengan telah diterbitkannya Edaran Bersama terkait besaran Zakat Fitrah tersebut. H. Gurdani Syukur menyerukan agar edarannya segera diteruskan kepada pihak-pihak terkait, sehingga isinya atau pesannya dapat segera diketahui oleh masyarakat secara umum. “Edaran ini sangat penting karna menyangkut kebutuhan masyarakat dalam menentukan nilai zakat fitrahnya, untuk itu edaran ini harus segera disebarluaskan mengingat waktu yang tidak lama lagi” Tegas Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I. (Rep/Fh.Latiful)

Enam Madrasah Swasta Terima Bantuan Meja Kursi


Amuntai-Humas; Dalam rangka lebih meningkatkan sarana prasarana pembelajaran bagi para siswa, maka Dinas Pendidikan Provinsi kalimantan Selatan memprogramkan bantuan sarana prasarana bagi sekolah dan madrasah yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.

Pada tahun ini 6 buah madrasah yang berada dilingkungan Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara mendapatkan bantuan sarana prasarana berupa mejakursi siswa dan meja guru. Jumlah total bantuan yang diterima adalah 132 set meja kursi siswa dan 6 buah meja guru, sehingga masing masing madrasah menerima 22 set meja kursi siswa dan 1 meja guru.

“ Madrasah yang menerima bantuan sarana prasarana ini semuanya adalah madrasah swasta,” Ucap Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kabupaten HSU, Bunyamin, S.Pd,MPd disela sela serah terima bantuan tersebut, Rabu (01/07/15) di halaman Kantor Kemenag Kab.HSU.

Beliau mengungkapkan bahwa madrasah yang menerima bantuan tersebut terdiri atas 2 buah Madrasah Ibtidaiyah Swasta dan 4 buah Madrasah Tsanawiyah Swasta, yaitu MI Intisyarul Mabarat, MI Hayatut Taqwa, MTs Mualimin, MTs Syafi’iyah, MTs Nurul Hidayah dan MTs Shalatiyah Bitin.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Kabupaten HSU, Drs.Nasrullah.HR,MM  yang turut menghadiri kegiatan serah terima tersebut menyampaikan ucapan syukur dan gembira dengan bantuan tersebut. “Semoga dengan adanya bantuan sarana prasarana ini maka mutu dan semangat para siswa di madrasah tersebut semakin meningkat,” Ucap Drs.Nasrullah.HR,MM.

Beliau berpesan kepada Kepala Madrasah yang menerima bantuan kali ini agar dapat memamfaatkan semaksimal mungkin meja kursi siswa dan meja guru yang diterima. “ Tolong bantuan ini dijaga dan dirawat dengan baik, sehingga daya tahan nya lebih lama dan maksimal,” Pesan Nasrullah kepada para Kepala Madrasah.

Sementara itu Marzuki yang merupakan Kepala MIS Hayatut Taqwa, salah satu madrasah penerima bantuan mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan tersebut. “Kami sangat bersyukur dengan bantuan ini, apalagi disaat tahun ajaran baru ini sehingga para siswa khususnya siswa baru lebih bersemangat untuk masuk ke madrasah kami,” Ucap Marzuki saat menerima bantuan tersebut. (Rep/Fh.Latiful)



Kemenag Kabupaten HSU Ikutkan 40 Orang Peserta Safari Ramadhan


Amuntai-Humas; “Sesuai hasil rapat pada hari senin, maka rencana Safari Ramadhan dan buka puasa bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan dengan pejabat di lingkungan Kantor Kementerian Agama se Banua 6 terjadi perubahan jadwal,”  Ucap Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara, Drs.Nasrullah.HR,MM saat menyampaikan arahan awal di hadapan para Kepala Madrasah dan Kepala Seksi dalam Rapat Koordinasi, Selasa (30/06/15) di Aula Kantor Kemenag Kab.HSU.

Beliau menjelaskan bahwa kegiatan safari ramadhan dan buka bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan ini semula direncanakan pada hari kamis tanggal 02 Juli 2015, tetapi berdasarkan informasi terakhir yang diterima dan kesepakatan Rapat koordinasi para Kepala Kankemenag kabupaten se banua 6 pada hari senin kemaren, maka kegiatan tersebut di undur menjadi hari minggu tanggal 05 Juli 2015, dengan tempat acara di Mesjid Agung Riyadusshalihin Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

“Yang ikut pada kegiatan safari Ramadhan dan buka bersama ini adalah para pejabat yang terdiri atas Kepala Kemenag, Kasubbag Tu, Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala KUA dan Kepala Madrasah se banua 6 yaitu Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong,” Tambah Nasrullah.HR dihadapan para peserta rapat.


Direncanakan kegiatan safari Ramadhan dan buka puasa bersama ini akan dimulai pada jam 17.30 sore, karena itu Kasubbag TU Kemenag Kab.HSU menghimbau keberangkatan paling lambat setelah shalat ashar dan di koordinir oleh masing masing ketua Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K3M) . Dari hasil rapat tersebut diputuskan bahwa Kabupaten Hulu Sungai Utara akan mengikutsertakan sebanyak 40 orang peserta. (Rep/Fh.Latiful)

AKUN PELAPORAN DANA BOS BERUBAH


Amuntai-Humas; “Dari hasil Rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan seminggu yang lalu, diketahui baru 5 Kabupaten termasuk Kabupaten Hulu Sungai  Utara  yang melakukan pencairan dana BOS, tetapi itupun salah dalam penggunaan akun,” Tegas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I saat menyampaikan arahan pada kegiatan Rapat koordinasi percepatan pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dilaksanakan oleh Seksi Pendidikan Madrasah bekerjasama dengan Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, hari Rabu (24/06/15).

Beliau menambahkan bahwa hal ini terjadi karena adanya perubahan akun, dari yang semula menggunakan akun 57 menjadi akun 52. Karena itu beliau meminta kepada seluruh Kepala madrasah segera melakukan perbaikan dalam hal pelaporan dan penggunaan akun. “Jangan sampai disaat nanti ada pemeriksaan, masih ada yang belum diperbaiki laporan penggunaan dana BOS nya,” Ucap Gurdani Syukur,M.Fil.I di hadapan para peserta

Sementara itu Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU, Drs.Nasrullah.HR,MM yang turut berhadir pada acara Rakor tersebut juga mengharapkan sebelum melakukan pencairan tahap ke 2, perbaikan pelaporan tahap I yang mengalami kesalahan akun agar diperbaiki. “Perubahan akun ini mengacu kepada target yang ingin di capai oleh Kementerian Agama, yaitu Wajar tanpa Pengecualian” Tegas Nasrullah.HR.

Beliau juga menambahkan bahwa dengan adanya perubahan akun ini, maka para Kepala madrasah dan bendaharawan harus lebih teliti dalam pembuatan laporan, sehingga target yang ingin dicapai bisa terwujud. “Persiapan pencairan dana BOS tahap 2 harus segera dilaksanakan, mengingat sudah memasuki akhir bulan Juni,” Ucap Nasrullah.HR dihadapan para peserta.


Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini dihadiri oleh para Kepala Madrasah Ibtidaiyah swasta, Madrasah Tsanawiyah swasta dan Madrasah Aliyah swasta dan bendahara masing masing madrasah. Selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh para pengurus Pondok Pesantren yang menyelenggarakan Wajar Dikdas. (Rep/Fh.Latiful)

Pengurus K2BO Periode 2015-2017 Resmi DiLantik


Amuntai-Humas; Sesuai dengan hasil rapat yang di adakan oleh Kelompok Kerja Bendaharawan dan Operator (K2BO) Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara pada akhir bulan maret yang lalu tentang pemilihan kepengurusan K2BO periode 2015-2017, maka sebagai tindak lanjut dari hasil tersebut, pada hari Rabu (24/06/15) di adakan pelantikan dan pengukuhan Kepengurusan K2BO,  dengan mengambil tempat di Aula Kantor Kemenag Kabupaten HSU.

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 069 tahun 2015 yang ditandatangani oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten HSU, yang terpilih sebagai ketua K2BO adalah Nasrifani,S.Sos,MA dengan sekretaris adalah Mardiansyah,S.Pd.I dan bendahara Saidah,SHI. Selain kepengurusan inti tersebut, kepengurusan ini juga dibantu oleh beberapa bidang.

Dalam arahannya, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. “Dengan kepengurusan yang baru ini, saya harapkan kinerja K2BO semakin bagus dan kekompakan serta kerjasama para anggota semakin erat,” Ucap Gurdani Syukur. Beliau menambahkan bahwa dengan adanya K2BO, maka hal hal yang berhubungan dengan DIPA, BMN dan aplikasi keuangan lainnya dapat terselesaikan dengan baik dan cepat.

Beliau juga menambahkan bahwa sekarang ini pihak KPPN lebih tegas dibanding tahun sebelumnya. “Apabila ada kesalahan sedikit saja walau Cuma tanda baca, maka langsung ditolak dan dikembalikan,” Tegas Gurdani Syukur di hadapan para pengurus K2BO. Untuk itu beliau mengharapkan para anggota dan pengurus K2BO harus benar benar teliti dan jeli dalam membuat laporan.


Beliau juga mengharapkan dengan adanya kelompok seperti ini, maka setiap permasalahan yang timbul dapat diselesaikan secara bersama sama, terlebih K2BO ini sudah membentuk sebuah group di media sosial sehingga lebih mudah dalam menjalin komunikasi. “Tanpa adanya para Bendaharawan dan Operator, maka tekhnis pencairan dana dan pelaporan akan terbengkalai,” Ucap beliau di akhir sambutannya. (Rep/Fh. Latiful)