Ka.Kankemenag: Pakta Integritas Harus Selesai Akhir Mei


Amuntai – Humas: Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Drs.H.Gurdani Syukur menyampaikan penandatanganan pakta integritas  merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Agama.

“Menteri Agama menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag untuk menandatangani pakta integritas, dan harus selesai paling lambat akhir bulan Mei,” tegas Gurdan saat memberi arahan kepada 62 orang ASN Kemenag yang bertugas di Madrasah Ibtidaiyah (MI) kecamatan sungai tabukan, danau panggang dan paminggir yang akan menandatangani pakta integritas, Kamis (28/04/16) di MIN Galagah.

Gurdan dalam sambutannya juga menyampaikan untuk kelompok MI yang diprakarsai  Kelompok Kerja Kepala MI (K3MI) dari 10 kecamatan masih ada 2 kecamatan lagi yang belum melaksanakan pakta integritas. “Untuk kelompok MI tinggal K3MI kecamatan Amuntai Tengah dan K3MI kecamatan Banjang yang belum melaksanakan,” jelas Gurdan.

Orang nomor 1 di Kemenag Kabupaten HSU tersebut juga menyampaikan tahun 2016 Kabupaten HSU akan didatangi pihak Inspektorat Jenderal (Itjend) Kemenag RI guna menilai sejauh mana kinerja ASN Kemenag Kabupaten HSU. “Kemenag Kabupaten HSU telah ditunjuk sebagai zona integritas bebas korupsi, kolusi dan nepotisme karena itu dipastikan dalam waktu dekat Itjend akan datang,” tambah Gurdan.

Diakhir arahannya, ayah 3 orang anak tersebut menyampaikan pentingnya penerapan 5 nilai budaya kerja Kemenag dan kewajiban mentaati peraturan pemerintah tentang disiplin pegawai. “Sebagai ASN Kemenag kita harus menerapkan 5 budaya kerja yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggungjawab dan Keteladanan,” pungkas Gurdan diakhir arahannya.

Sementara itu disela sela kegiatan, pengawas madrasah Majeri menyampaikan tentang pentingnya pengawasan terhadap anak didik. “Berdasarkan informasi bahwa Provinsi Kalimantan Selatan masuk 5 besar dalam peredaran narkoba, karena itu kita semua sebagai tenaga pendidik harus lebih ekstra dalam melakukan pengawasan kepada siswa,” pesan Majeri. (Rep/ Ft: Latiful)

12 Orang Calon Petugas Haji Lakukan Test Tertulis


Amuntai – Humas. Setelah melewati seleksi administrasi, akhirnya terpilih 12 orang untuk melakukan test tertulis dalam rangka seleksi pemilihan petugas haji tahun 1437 H/2016 M. Kegiatan test tertulis ini diselenggarakan pada hari Rabu (27/04/16) di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Plt. Kasi Haji dan Umroh, Drs.H.Taufikurrahman menyampaikan para peserta test berasal dari berbagai latar belakang tempat tugas. “Peserta kali ini ada yang berasal dari Kantor Kemenag Kabupaten HSU, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, pengawas madrasah, kepala madrasah dan penyuluh agama,” ucap Taufik beberapa saat sebelum test dimulai.

H.Taufik menambahkan, dari 12 peserta tersebut yang mengikuti test untuk formasi Tim Pembimbing Ibadah Haji (TPIHI) sebanyak 3 orang, Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPHI) sebanyak 7 orang dan Petugas Pembimbing Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sebanyak 2 orang.

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten HSU Drs.H.Gurdani Syukur mengharapkan test calon petugas haji tahun 2016 berjalan dengan lancar, aman dan kondusif. “Semoga yang berhasil terpilih nanti dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik baiknya dan penuh tanggung jawab,” harap Gurdan.

Kegiatan tersebut ditandai dengan penyerahan amplop soal dan lembar jawaban oleh tim pengawas dari Kantor Wilayah Kemenag provinsi kalimantan Selatan kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten HSU. (Rep/ Ft:Latiful)

MTsN Amuntai Utara Laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas


Amuntai – Humas. Sebanyak 20 orang tenaga pengajar pada Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Amuntai Utara, Rabu (27/04/16) melakukan penandatanganan pakta integritas. Selain 20 orang tenaga pengajar tersebut, juga turut menandatangani  staf tata usaha sebanyak 4 orang serta guru dari sekolah binaan yaitu MTs Normal Islam Putera sebanyak 1 orang dan MTs Normal Islam Puteri sebanyak 6 orang.

Dalam laporannya Kepala Madrasah (Kamad), Tamjidillah menyampaikan bahwa dengan ditandatanganinya Pakta Integritas maka diharapkan semangat dan komitmen dalam melaksanakan tugas semakin meningkat. “Mari kita laksanakan tugas sesuai dengan 5 budaya kerja Kementerian Agama (Kemenag),” ucap Tamjid.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Drs.H.Gurdani Syukur dalam arahannya menyampaikan, bahwa yang dimaksud dengan integritas adalah kesesuaian antara hati, ucapan dan perbuatan. “Tadi Bapak dan Ibu sudah menyebutkan isi perjanjian dari Pakta Integritas, maka tunjukkan integritas dan komitmen untuk melaksanakan hal tersebut,” pesan Gurdan.

Orang nomor 1 di Kemenag Kabupaten HSU juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Pakta Integritas tersebut sesuai dengan instruksi dari Menteri Agama RI yang menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag untuk menandatangani dan melaksanakan Pakta Integritas.

Di akhir arahannya, Gurdan kembali menyampaikan bahwa Kabupaten HSU menjadi salah satu daerah pelaksana Zona Integritas. “Dengan dijadikannya Kabupaten HSU sebagai salah satu daerah pelaksana Zona Integritas maka dipastikan dalam waktu dekat pihak Inspektorat Jenderal (Itjend) Kemenag RI akan datang ke Kabupaten HSU untuk menilai kinerja kita,” pungkas Gurdan diakhir sambutannya. (Rep/Ft:Latiful)

8 Buah MI Ikuti Penandatanganan Pakta Integritas


Amuntai – Humas. Sebanyak 56 tenaga pengajar dari 8 buah Madrasah Ibtidaiyah (MI) se Kecamatan Amuntai Utara, Selasa (26/04/16) menandatangani Pakta Integritas. “Madrasah Ibtidaiyah yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 8 buah, yang terdiri atas 3 buah MI Negeri (MIN) dan 5 buah MI Swasta (MIS),” ucap Barkati selaku ketua panitia.

Barkati yang juga ketua Kelompok Kerja Kepala MI (K3MI) Kecamatan Amuntai Utara tersebut juga menyebutkan bahwa selain diikuti oleh 56 tenaga pengajar berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), juga diikuti oleh 1 orang tenaga honorer yang telah memperoleh sertifikasi. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan penandatanganan Pakta Integritas bagi tenaga pengajar MI se Kecamatan Amuntai Utara di MIN Teluk Daun.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Drs.H.Gurdani Syukur dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan tidak lanjut dari instruksi Menteri Agama Republik Indonesia. “Sesuai instruksi Menteri Agama bahwa seluruh ASN Kemenag harus menandatangani Pakta Integritas, dan ini sudah harus selesai paling lambat akhir bulan Mei,” tegas Gurdani.

Kepala Kemenag yang tahun depan akan memasuki usia pensiun dan menyampaikan bahwa Kabupaten HSU terpilih sebagai pilot project (percontohan) pelaksanaan Zona Integritas Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

“Di Provinsi Kalimantan Selatan ada 5 Kabupaten dan Kota yang ditunjuk sebagai percontohan Zona Integritas, yaitu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Kabupaten Tabalong,” ucap Gurdani diakhir sambutannya.

Sementara itu Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag HSU, Drs.H.Nasrullah yang juga turut hadir pada acara tersebut menyampaikan tentang pentingnya penerapan 5 nilai budaya kerja ditempat kerja masing masing. “Ada 5 nilai budaya kerja Kemenag yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggungjawab dan Keteladanan, dan itu semua harus kita aplikasikan ditempat kerja masing masing,” ucap Nasrullah.

Mantan analis kepegawaian tersebut juga berpesan agar pihak Madrasah terus menjalin koordinasi yang baik dengan Komite Madrasah dan saling hormat menghormati antara atasan dan bawahan. “Siap ataupun tidak siap, paling lambat pertengahan tahun ini Inspektorat Jenderal (Itjend) Kemenag RI akan datang ke daerah kita untuk menilai kinerja kita,” tambah Nasrullah. (Rep/Ft:Latiful)

K3MI Amuntai Selatan Prakarsai Penandatanganan Pakta Integritas


Amuntai – Humas. Sebanyak 122 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah se Kecamatan Amuntai Selatan, Selasa (26/04/16) melakukan penandatanganan Pakta Integritas. Kegiatan yang diprakarsai oleh Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K3MI) Kecamatan Amuntai Selatan tersebut dilaksanakan di Aula Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Model Panyiuran.

Dalam laporannya, ketua K3MI Kecamatan Amuntai Selatan, Drs. H. Hayani menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari terpilihnya Kabupaten HSU sebagai pilot project pelaksanaan Zona Integritas bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Drs.H.Gurdani Syukur, M.Fil.I menyampaikan bahwa dari 39 Satker Madrasah, masih ada yang belum melaksanakan penandatanganan fakta integritas. “Untuk Madrasah Aliyah (MA) dari 5 buah MAN baru 3 buah MAN yang melaksanakan, untuk Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dari 6 buah MTsN, baru 3 MTsN yang melaksanakan,” ucap Gurdan saat menyampaikan sambutannya.

Gurdani menambahkan bahwa untuk kelompok Madrasah Ibtidaiyah diprakarsai oleh K3MI Kecamatan. “Sampai hari ini baru ada 4 kecamatan yang melaksanakan ditambah 1 kecamatan lagi yang siang nanti akan melaksanakan yaitu K3MI Kecamatan Amuntai Utara,” tambah Gurdan.

Diakhir sambutannya, orang nomor 1 di Kemenag Kab. HSU tersebut menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kalsel bahwa dalam hal peredaran narkoba dan obat terlarang provinsi Kalimantan Selatan masuk peringkat 5 besar. “Ini merupakan tantangan bagi kita semua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak didik kita,” pungkasnya diakhir sambutan. (Rep/Ft:Latiful)

Ponpes Nurul Amin Raih Juara Umum POSPEDA VII


Amuntai-Humas, Kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Daerah (POSPEDA) ke VII tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara yang berlangsung selama dua hari sejak hari sabtu akhirnya resmi ditutup, Minggu (24/0416). Berdasarkan perolehan medali, akhirnya Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Amin Alabio tampil sebagai Juara Umum pada POSPEDA ke VII tahun 2016 tingkat Kabupaten HSU.

“Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Dewan Juri yang ditandatangani oleh ketua dewan juri Drs.H.Yusran dan Sekretaris Drs.H.Nasrullah, maka diputuskan yang menjadi juara umum POSPEDA VII tahun 2016 adalah Ponpes Nurul Amin Alabio,” Ucap M.Ridha saat membacakan SK putusan dihadapan seluruh peserta dan official masing masing Ponpes.

Ridha menyebutkan bahwa dari 29 medali emas yang diperebutkan, Ponpes Nurul Amin berhasil membawa pulang 17 medali emas, disusul oleh Ponpes Rakha diperingkat kedua dengan 8 medali emas dan Ponpes Raudhatut Thalibin diperingkat ketiga dengan 4 medali emas.

Sementara itu dalam sambutannya Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten HSU yang diwakili oleh Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Diniyah dan pondok pesantren (Pedipontren), Drs.H.Yusran menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang. “Kepada para pemenang agar berlatih lebih giat guna menyiapkan diri untuk bertanding di ajang POSPEDA tingkat Provinsi,” ucap H.Yusran.

H.Yusran juga menyampaikan kepada yang belum berhasil agar jangan berkecil hati. “Direncanakan tahun 2017 nanti akan berlangsung ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) bagi Ponpes, disanalah ajang pembuktian karena Kitab Kuning tidak bisa dilepaskan dari pondok pesantren,” ucap Yusran diakhir sambutannya. (Rep/Ft.Latiful)