PENAMPILAN KEPALA KEMENAG TUTUP FESTIVAL SYAIR MAULID



Amuntai-Humas; Penampilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I didampingi Kasubbag TU, Drs.Nasrullah.HR,MM serta Ketua Penyelenggara, Drs.H.Nasrullah.AR,MM dalam membawakan syair syair Maulid menandai berakhirnya kegiatan Festival Gema Syair Maulid yang diadakan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 01 Muharram 1436 H di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU pada minggu malam (26/10/14).

Dalam arahannya saat menutup secara resmi kegiatan Festival Gema Syair Maulid, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I menyampaikan bahwa penampilan semua peserta baik, sehingga dewan hakim harus benar benar jeli dalam memberi penilaian. “ Dewan Hakim bersidang sangat lama hingga melewati tengah malam, ini menandakan penampilan semua peserta sangat bagus sehingga sulit menentukan juara,” Ucap beliau yang di benarkan oleh dewan hakim.

Beliau menambahkan bahwa tahun depan untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah akan ditambah kategorinya group pesertanya menjadi group putra dan group putri sama seperti tingkat Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. “Terus asah kemampuan kalian, jangan berpuas diri dengan hasil prestasi yang diraih malam ini,” pesan Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I kepada para peserta di akhir arahan beliau.

Sementara itu dari hasil penilaian Dewan Hakim pada Festival Gema Syair Maulid yang diadakan sejak Jum’at sore kemaren, maka diperoleh hasil sebagai Juara I untuk tingkat MI adalah Madrasah Ibtidaiyah Negeri Harusan Telaga atau yang sekarang bernama MIN 13 Amuntai, untuk tingkat MTs kelompok putra sebagai juara I adalah MTs NIPA Rakha, kelompok putri sebagai Juara I adalah Ponpes Ar Raudhah, untuk tingkat MA kelompok putra yang berhasil sebagai Juara I adalah MAN 2 Amuntai, sedang juara I untuk kelompok putri diraih oleh MA NIPI Rakha. (Rep/Fh.Latiful-Humas Kemenag HSU)     

WAKIL BUPATI LEPAS PAWAI 01 MUHARRAM 1436 H



Amuntai – Humas; Dalam rangka menyemarakkan peringatan Tahun Baru Hijriyah 1436 H, Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU, sebagaimana tahun tahun sebelumnya mengadakan berbagai acara. Setelah tadi malam di adakan pembukaan kegiatan Festival Syair Maulid maka pada pagi harinya Sabtu (25/10/14) atau bertepatan dengan 01 Muharram 1436 H, Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU kembali mengadakan kegiatan, kali ini dengan melaksanakan Pawai Massal.

Kegiatan ini disebut Pawai Massal dikarenakan di ikuti oleh seluruh Keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara, mulai dari para PNS dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab.HSU, para pegawai KUA Kecamatan, para Penyuluh Agama Kecamatan, para Kepala Madrasah dan Dewan Guru, para pelajar mulai dari tingkat Raudhatul Athfal (RA) hingga tingkat Madrasah Aliyah (MA), sehingga jumlah peserta hampir mencapai ribuan orang.

Kegiatan ini dibuka dan dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Utara,H.Husairi Abdi,Lc. Dalam arahannya H.Husairi Abdi,Lc menyampaikan Selamat Tahun Baru Hijriyah 01 Muharram 1436 H kepada seluruh peserta. Beliau menambahkan bahwa dizaman sekarang para anak muda lebih mengenal dan lebih mengingat Tahun Baru Masehi dibanding Tahun Baru Hijriyah. “Jangan sampai kalah semarak dibanding penyambutan tahun baru Masehi,” Ucap H.Husairi Abdi,Lc dihadapan para peserta.


Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I menyampaikan bahwa kegiatan pawai ini juga akan menjadi agenda rutin disamping Festival Maulid yang telah dibuka tadi malam. Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini disamping bertujuan untuk menyambut Tahun Baru Islam juga bertujuan agar para generasi muda Islam lebih mengenal dan lebih menyemarakkan Tahun Baru Islam. “Kepada para peserta, selama dalam perjalanan agar menjaga kerapian dan ketertiban lalu lintas,” pesan Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I kepada para peserta pawai. (Rep/Fh. Latiful-Humas Kemenag HSU)

FESTIVAL SYAIR MAULID JADI AGENDA TAHUNAN



Amuntai-Humas; “Kegiatan Festival Syair Maulid akan dijadikan sebagai agenda rutin tahunan setiap menyambut awal Tahun Hijriyah,” Ucap Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I dalam laporannya yang disampaikan para undangan dan peserta saat acara pembukaan Festival Syair Maulid dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 01 Muharram 1436 H di halaman Kantor Kemenag Kabupaten HSU pada Jum’at malam (24/10/14).

Beliau juga menyebutkan bahwa peserta Festival Syair Maulid pada tahun ini lebih banyak dari tahun tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 70 group peserta mulai tingkat MI sebanyak 28 group, tingkat MTs sebanyak 27 group dan tingkat MA sebanyak 15 group. “Kalau bukan kita umat muslim yang menyemarakkan Tahun Baru Islam, siapa lagi,” tegas Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I di akhir laporannya.

Kegiatan ini sendiri dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Utara, H.Husairi Abdi,Lc. Dalam arahannya, H.Husairi Abdi,Lc menyampaikan bahwa didalam tahun baru Islam memiliki banyak sekali hikmah, di antaranya saat Rasulullah bersama para sahabat melaksanakan hijrah dari Makkah Al Mukarramah menuju Madinah Al Munawarah.

“Jadikan momen pergantian tahun sebagai bahan koreksi dan renungan tentang perbuatan kita selama setahun yang lalu dan bertekad memperbaikinya ditahun yang akan datang,” Ucap H.Husairi Abdi,Lc dalam arahannya. Beliau juga menambahkan bahwa dengan di adakannya Festival Syair Maulid agar dapat meningkatkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW, dengan melaksanakan sunah sunah Beliau. “Kepada para dewan hakim agar bertindak sportif dalam penilaian,” pesan Wakil Bupati di akhir arahannya.


Kegiatan Festival Syair Maulid ini sendiri diadakan selama 3 hari dari tanggal 24 Oktober hingga 27 Oktober 2014. Kepada para pemenang untuk Juara I sampai Juara III akan mendapat Trophy dan uang pembinaan, sedang untuk Harapan I sampai harapan III akan mendapat Trophy. Kegitan pembukaan ini selain di hadiri oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Utara, juga turut berhadir para Kepala Madrasah dilingkungan Kementerian Agama Kabupaten HSU serta para alim ulama dan para PNS dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU. (Rep/Fh. Latiful-Humas Kemenag Kab.HSU)

AQIDAH LURUS CIPTAKAN AKHLAK YANG BAIK



Amuntai – Humas; “Aqidah yang lurus akan menciptakan akhlak dan perilaku yang baik, perilaku dan akhlak yang baik akan menciptakan kedamaian dan kerukunan di masyarakat,” Ucap Wakil Bupati Hulu Sungai Utara, H.Husairi Abdi,Lc saat membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi PBM No. 8 dan 9 tahun 2006 dan Dialog Interaktif “Anti Penyimpangan Aqidah” yang diadakan oleh FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Hulu Sungai Utara pada hari Rabu (22/10/14) di Aula MAN 1 Amuntai.

Sebelumnya Ketua Panitia yang juga Ketua FKUB Kabupaten HSU, H.M.Syaifuddin.MR,SAg menyampaikan bahwa jumlah peserta pada kegiatan kali ini sebanyak 100 orang yang terdiri atas unsur Mahasiswa, Kepala Sekolah/Madrasah, Tokoh masyarakat, Kepala KUA Kecamatan, Penyuluh Agama Kecamatan, TNI, POLRI, serta ormas keagamaan.

Dalam laporannya beliau juga menyampaikan bahwa sekarang banyak terjadi peristiwa yang semula hanya kriminal biasa berubah menjadi konflik umat beragama dan SARA, ditambah dengan munculnya faham faham seperti Ahmadiyah dan Syi’ah serta organisasi radikal ISIS yang meresahkan kerukunan dan ketenangan di masyarakat. “Kerukunan umat beragama merupakan pilar pemersatu bangsa”, Ucap H.M. Syaifuddin.MR,SAg di akhir laporannya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I yang menjadi narasumber awal, menyampaikan bahwa jumlah Umat Islam di Kabupaten Hulu Sungai Utara adalah sebanyak 99,975%  dari 227.283 Jiwa penduduk di Kabupaten HSU. “Dalam memelihara kerukunan umat beragama, diperlukan adanya kerjasama dan koordinasi semua pihak, meliputi pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat,” Ucap Drs. H.Gurdani Syukur,M.Fil.I dalam materinya tentang Kebijakan Kementerian Agama Dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama. Beliau juga menyebutkan bahwa ada tiga hal yang harus diwaspadai demi menjaga kerukunan antar umat beragama yaitu radikalisme agama, terorisme dan narkoba.

Narasumber lainnya, KH.Abdul Bari yang juga merupakan Dewan Fatwa MUI Kabupaten HSU dalam materinya menyampaikan 10 hal yang menjadi kriteria penilaian ajaran sesat  diantaranya adalah mengingkari salah satu rukun iman dan rukun Islam serta mengubah aturan pokok pokok ibadah yang sudah ditetapkan secara syari’at. Beliau juga menyampaikan bahwa apabila masyarakat ada melihat suatu ajaran yang terindikasi menyimpang, agar segera melaporkannya ke aparat setempat dan Majelis Ulama Kecamatan untuk segera ditindak lanjuti. “Hindari sikap main hakim sendiri seperti pengrusakan dan pengeroyokan, yang dapat menimbulkan kekacauan dan keresahan di masyarakat,” Pesan KH.Abdul Bari di akhir materi beliau.

Sementara itu pemateri akhir yang juga Ketua FKUB Provinsi kalimantan Selatan, Drs.H.Fadly Mansoer menyampaikan bahwa dalam Renstra FKUB Provinsi kalimantan Selatan tahun 2010-2015 disebutkan bahwa visi FKUB adalah Terwujudnya masyarakat kalimantan Selatan yang religius, rukun dan berperadapan tinggi. “Kegiatan sosialisasi PBM No 8 dan 9 tahun 2006 dan peraturan lainnya tentang kerukunan Umat beragama adalah salah satu langkah dari FKUB guna menciptakan Kerukunan Beagama di masyarakat,” Ucap Drs.H. Fadhly Mansoer dalam materi beliau.


Kegiatan ini di akhiri dengan dialog interaktif dengan para peserta, dimana para peserta sangat antusias bertanya dan menanggapi materi yang diberikan oleh ketiga narasumber tersebut. (Rep/Fh. Latiful-Humas Kemenag HSU)

MAJALAH DINDING SEBAGAI MEDIA JURNALIS MADRASAH



Amuntai-Humas; “Majalah dinding merupakan sebuah media jurnalis yang biasa terdapat dalam suatu madrasah,” Ucap Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Bunyamin,SPd.I,MPd dalam sambutannya dihadapan para peserta pada acara kegiatan Pelatihan Jurnailistik Siswa di Aula MTsN Model Amuntai, Selasa (21/10/14).

Beliau menambahkan bahwa kegiatan pelatihan jurnalis sangat berguna terutama disaat melaksanakan kegiatan riset ilmiah dibangku kuliah. Karena itu beliau mengharapkan agar para peserta benar benar mengikuti dan menyimak semua materi yang diberikan dan dapat mengaplikasikan ilmu jurnalisnya dalam penulisan berita baik melalui media majalah sekolah maupun media internet. “Dalam tekhnik penulisan berita, berlaku hukum 5 W + 1 H,” Ucap Bunyamin,SPd,MPd di akhir sambutannya.

Sementara itu Kepala MTsN Model Amuntai, Drs.H. Tajuddinnor menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberi pelatihan dan pengetahuan tentang ilmu jurnalis kepada para siswa, sehingga para siswa menjadi mahir dan terbiasa dalam membuat sebuah berita , artikel maupun sebuah laporan dan kedepannya diharapkan dapat kembali mengaktifkan majalah / buletin madrasah dan penulisan berita di internet terutama pada link Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan.


Kegiatan ini sendiri di ikuti oleh 64 orang peserta yang terdiri dari 40 orang siswa MTsN Model Amuntai, 20 orang siswa MTs Binaan dan 4 orang perwakilan Madrasah Aliyah Negeri. Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 21 – 23 Oktober 2014. Sementara itu materi meliputi tekhnik penulisan, tekhnik editing dan layout serta praktek penerbitan berita dengan narasumber tunggal yaitu Arbain,MI.Kom yang merupakan seorang praktisi jurnalis. (Rep/Fh. Latiful-Humas Kemenag HSU)