PER 01 JUNI 2014 HONOR PAI NON PNS Rp.300.000,-/BULAN


Amuntai-Humas; “Sesuai Keputusan Menteri Agama Nomor 148 Tahun 2014 tentang Pembayaran Tunjangan Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS diputuskan bahwa besaran tunjangan per 01 Juni 2014 adalah Rp.300.000,-/bulan,” Ucap Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU, Drs.H.Zainal Arifin,MSc dihadapan 228 orang Penyuluh Agama Non PNS pada acara Pembinaan PAI Non PNS yang dilaksanakan pada hari minggu (21/09/14) di Aula MUI Kab.HSU.

Beliau menambahkan bahwa bagi PAI Non PNS yang tunjangan honornya belum masuk rekening agar segera melaporkannya ke Penyuluh Fungsional Kecamatan atau langsung ke Seksi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten HSU palinglambat hari senin tanggal 22 September 2014 besok.

Sebelumnya Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU, Drs.Nasrullah.HR,MM menyampaikan bahwa kegiatan ini disamping untuk evaluasi kerja dan meningkatkan motivasi kerja PAI Non PNS dalam melaksanakan aktivitas tugasnya dimasyarakat dalam hal memberi penyuluhan keagamaan, juga sebagai ajang silaturahmi bagi PAI Non PNS dengan Pejabat dilingkungan Kemenag Kab.HSU.


Beliau juga menambahkan bahwa Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS merupakan ujung tombak dari Kementerian Agama dalam pembinaan terhadap masyarakat dalam hal penyuluhan dan penerangan tentang ajaran agama Islam, karena itu para anggota PAI Non PNS dituntut untuk memiliki akhlakul karimah dan pengetahuan keagamaan yang bagus serta melaksanakan tugas penyuluhan minimal 1 kali seminggu. “Di Kabupaten Hulu Sungai Utara tidak ada tempat ibadah agama lain dan hampir 100%  penduduknya beragama Islam, yang ada hanya aliran sempalan” ucap Kepala Subbag TU. Karena itu beliau menegaskan bahwa perlunya keaktifan para anggota PAI untuk membina masyarakat agar tidak terlibat kedalam aliran sempalan tersebut. (Rep/Fh: Latiful-Humas Kemenag HSU)  

OUTPUT DAN OUTCOMES HARUS SEIMBANG


Amuntai-Humas; “Seharusnya antara output dan outcomes harus seimbang,” Tegas Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara, Drs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I dalam arahannya pada acara Rapat Evaluasi Tengah Tahunan Tahun Anggaran 2014 dihadapan para peserta rapat yang berjumlah 150 orang. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (20/09/14) dengan mengambil tempat di Aula Kemenag Kab. HSU.

Kepala Kantor Kemenag Kab.HSU menjelaskan bahwa seyogyanya kegiatan ini telah dilaksanakan pada Bulan Juli atau Agustus kemaren, tetapi karena jumlah laporan yang terkumpul dari seluruh satker belum mencapai 50% maka kegiatan baru bisa dilaksanakan sekarang ini. Beliau juga menyampaikan bahwa hingga akhir semester I tingkat penyerapan dana untuk lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU rata rata sudah melebihi 50%.

Sementara itu, salah seorang narasumber, Drs.H.Yuliansyah,MM yang merupakan Kasubbag Perencanaan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa perlunya keaktifan dari pimpinan satker di daerah dalam rangka menyusun perencanaan dan pelaporan. Beliau juga menyampaikan bahwa masing masing satker seyogyanya memiliki seorang operator pengelola keuangan yang handal dan terfokus melaksanakan tugas pelaporan pada satu satker/tupoksi.


Pada kesempatan sebelumnya narasumber lainnya Rizaldi,ST juga menekankan bahwa pentingnya keakuratan dan kelengkapan pendataan dalam penyusunan perencanaan, sehingga tidak terjadi kekurangan ataupun kelebihan anggaran, dimana beliau juga menyampaikan bahwa Insya Allah awal oktober akan ada pembahasan mengenai pagu definitif untuk tahun anggaran 2015. (Rep/Fh.Latiful-Humas Kemenag HSU)

Menristek RI : Agama Dan Iptek Takkan Pernah Dapat Dipisahkan


Amuntai – Humas, Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (Ponpes Rakha) Amuntai kembali kedatangan tamu kehormatan yang sangat spesial yaitu Menteri Riset dan Teknologi Prof. Dr. Ir. H. Gusti Muhammad Hatta, MS bersama istri, Selasa (02/09/14). Menteri yang merupakan putra daerah Kalimantan Selatan ini berkunjung ke ponpes Rakha dalam rangka memberikan bantuan dari Kemenristek dalam bentuk penguatan inkubasi teknologi di pondok pesantren Rakha Amuntai. Beliau juga didampingi oleh pejabat tinggi di Kementerian riset dan teknologi yang sangat antusias dengan kunjungan ini.
Rombongan Menristek disambut oleh Bupati Hulu Sungai Utara, Bupati Tabalong, dan Wakil Bupati Balangan di bandar udara Warukin Tanjung Tabalong. Sebelum menuju Kabupaten Hulu Sungai Utara rombongan menyempatkan diri bersilaturrahmi dengan Forum Koordinasi Pemerintah daerah (FKPD) Kabupaten Tabalong. Setelah itu, rombongan langsung meluncur ke ponpes Rakha Amuntai. Rencana kunjungan kerja Menristek di ponpes rakha ini sebenarnya sudah tertunda beberapa kali dikarenakan berbagai macam hal, namun hal itu dapat terlaksana pada hari ini.
Kedatangan rombongan Menristek dan Bupati HSU dikomplek Rakha disambut oleh pengurus yayasan ponpes Rakha KH. Husin Naparin, Lc, MA dan Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) HSU juga kepala kantor Kementerian Agama kabupaten HSU Drs. H. Gurdani Syukur, M.Fil.I. 
Saat menuju masjid rakha rombongan diiringi Kesenian tradisional hadrah dan sinoman yang melantunkan maulid al-habsyi. Sebelum memasuki masjid, Menristek dikalungkan sorban kehormatan ponpes Rakha oleh KH. Husin Naparin, Lc, MA. Ketua yayasan ponpes Rakha ini mengaku sangat senang akan kedatangan Menristek dan rombongan di komplek pendidikan Rakha Amuntai.
Atas nama seluruh masyarakat rakha beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada Menristek dan jajarannya karena telah berkenan mengunjungi ponpes Rakha sekaligus memberikan berbagai macam bantuan dalam rangka memajukan pendidikan berbasis teknologi. Beliau juga tidak lupa mengucapkan selamat harlah kepada Menristek yang lahir pada 1 September 1952.
“Selamat harlah untuk bapak gusti muhammad hatta yang sekarang berumur 62 tahun, semoga panjang umur dan murah rejeki serta mudahan kawa pulang jadi menteri dikabinet jokowi,”  ujar KH. Husin naparin dan disambut tepuk tangan yang meriah oleh semua hadirin. 
Pada saat diminta memberikan sambutan dan arahan bagi ponpes Rakha, Menristek Gusti Muhammad Hatta mengatakan sangat terkesan dan terharu akan sambutan yang diberikan mulai beliau turun dari pesawat sampai memasuki masjid rakha ini. Beliau mengaku belum pernah disambut dengan antusias oleh para santri yang selalu megelu-elukan nama beliau.  Saat memberikan sambutan tersebut beliau selalu menggunakan bahasa banjar yang mudah dimengerti oleh seluruh hadirin. 
“Ulun bapasan lawan santri-santri disini supaya balajar lebih giat supaya kaina kawa jadi orang sukses dan mengharumkan nama rakha dan kota amuntai, mungkin salah seorang santri disini kawa jadi menteri kaya ulun” ujar Gusti Hatta. 
Beliau juga memaparkan tugas-tugas yang sudah dicapai kemenristek hingga saat ini. Diakhir sambutannya beliau mengingatkan kepada seluruh santri agar jangan pernah memisahkan antara ilmu agama dan iptek karena menurut beliau agama dan iptek akan selalu beriringan. 

Sementara itu kepala kantor Kementerian Agama kabupaten hulu sungai utara Drs. H gurdani Syukur, M.Fil.I sangat mendukung program bantuan yang diberikan kemenristek kepada MA Rakha yang merupakan binaan dari Kemenag HSU. Beliau berharap MA Rakha dapat memanfaatkan bantuan tersebut semaksimal mungkin dan merawat bantuan tersebut agar bisa dipakai dalam waktu yang lama. Beliau juga mengapresiasi bantuan kemenristek berupa alat penjernih air manual dan Genset tenaga elpiji yang sangat berguna bagi proses pendidikan di Rakha ini ( Rep/Ft : Salim)

KAI JUMRI MENJADI JAMAAH HAJI TERTUA


Amuntai-Humas; “Pada tahun ini Calon Jamaah Haji asal Kabupaten Hulu Sungai Utara yang usianya paling tua adalah Jumri Jabar Daim asal Kecamatan Paminggir, usia beliau adalah 104 Tahun 07 Bulan,” Ucap Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai UtaraDrs.H.Gurdani Syukur,M.Fil.I dalam laporannya pada acara Penutupan Kegiatan Manasik Haji Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun 2014, yang mengambil tempat di ruang induk Mesjid Sabilal Muttaqien Sungai Malang, Selasa (26/08/14).

Beliau juga menyampaikan bahwa jumlah calon jamaah haji Kabupaten HSU sebanyak 164 orang yang terdiri atas 75 orang laki laki dan 89 orang perempuan. Sedangkan untuk pekerjaan jamaah haji yang terbanyak berasal dari Pegawai Negeri Sipil. Di akhir laporannya, beliau menyampaikan bahwa jumlah daftar tunggu sampai tanggal 25 agustus 2014 adalah sebanyak 6.057 orang dikurangi jumlah yang berangkat tahun ini sebanyak 164 orang, sehingga sisa daftar tunggu sebanyak 5.893 orang.

Sementara itu Bupati Hulu Sungai Utara, Drs.H.Abdul Wahid.HK,MM,Msi dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para calon jamaah haji yang tahun ini akan berangkat. “Kalian adalah manusia terpilih yang dipilih oleh Allah dari 6.057 orang yang mendaftar, karena itu kalian harus benar benar melaksanakan amal ibadah dengan sungguh sungguh sesuai dengan rukun dan syarat haji,” pesan Drs.H.Abdul Wahid kepada para calon Jamaah Haji.

Beliau juga menyampaikan bahwa disamping 164 orang calon Jamaah Haji, pemerintah juga memberangkatkan petugas haji yang terdiri atas TPHD yaitu Ketua MUI Kab.HSU, KH.Muhammad Said Masrawan,Lc,MA, TPIHI yaitu Drs.H.Taufikurrahman,M.MPd dan seorang petugas PPIH Arab Saudi yaitu Drs.H.Yusran,MM yang telah berangkat tanggal 25 agustus tadi dan bertugas di Madinah, Arab Saudi.




Di akhir acara, Bupati Hulu Sungai Utara berkenan menyerahkan secara simbolis kain seragam haji dan masker penutup hidung kepada calon Jamaah Haji, yang kali ini diwakili oleh Bapak Ahmad Riyadi dan Ibu Marliani.  (Rep/Fh.Latiful- Humas Kemenag HSU)

Gunakan Semaksimalnya dan Pertanggung Jawabkan Serincinya



Amuntai – Humas, Rombongan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara pada hari rabu (20/08/14) berkesempatan melakukan monitoring evaluasi (monev) penggunaan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) di kecamatan Paminggir. Kecamatan Paminggir sendiri adalah kecamatan paling terluar di Kabupaten Hulu Sungai Utara yang berada dipinggiran sungai Barito dan berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Tengah. Untuk mencapai Kecamatan Paminggir hanya bisa diakses dengan alat transportasi air yang memakan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan melintasi sungai rawa yang dipenuhi eceng gondok dan kerbau rawa. Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara Drs. H. Gurdani Syukur, M.Fil.I  didampingi Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara Drs. Nasrullah, HR, MM serta Kepala Seksi pendidikan Madrasah Bunyamin, S.Pd.I, M.Pd .

Setelah 2 jam lebih menyusuri rawa akhirnya rombongan tiba di Kecamatan paminggir tepat nya di MTs SA Miftahul Ulum Desa Ambahai, rombongan disambut oleh pengawas pendidikan madrasah kecamatan paminggir dan seluruh staff seksi penmad serta seluruh kepala madrasah binaan Kemenag HSU yang berada di kecamatan Paminggir yang telah lebih dahulu sampai di MTs SA Miftahul ulum. MTs SA Miftahul Ulum Desa Ambahai, dipilih menjadi tempat pertemuan karena berada ditengah kecamatan paminggir sehingga semua madrasah dapat dengan mudah mengakses madrasah tersebut.

Kepala MTs SA Miftahul Ulum H. Hasan Basri  selaku tuan rumah monev penggunaan dana BOS di kecamatan Paminggir mengaku merasa sangat terhormat atas kedatangan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara beserta seluruh rombongan yang telah berkenan berkunjung ke daerah mereka yang begitu sangat terpencil. Beliau juga melaporkan penggunaan dana BOS dimadrasah yang dipimpinnya sangat berharga dan berguna bagi siswa. Dalam kesempatan ini  H. Hasan basri juga mengemukakan rencana beliau dan yayasan miftahul ulum untuk mendirikan Raudhatul Aftal dikomplek Miftahul ulum tersebut. “ Tampulu Bapak kepala kantor bailang kawadah kami, kami mohon dukungan dan do’a bapak kepala kantor beserta rombongan mudahan rencana kami membangun RA tahun ini dapat Takabul”  ujar H. Hasan


Menanggapi hal tersebut Kepala kantor kementerian agama kabupaten hulu sungai utara Drs. H. Gurdani Syukur, M.Fil.I  berjanji memberikan dukungan sepenuhnya demi peningkatan kualitas pendidikan di kecamatan paminggir.Menurut beliau daerah terpencil seperti paminggir harus mampu memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak termasuk pendidikan agama islam yang memadai. Beliau juga menghimbau kepada seluruh kepala madrasah penerima dana BOS agar selalu amanah dalam mengelola dana BOS. Beliau mengingatkan bahwa dana BOS tersebut harus digunakan sesuai petunjuk yang telah diberikan. “ Sebagai pengelola dana BOS kita harus bisa menggunakannya sebijaksana mungkin, gunakan semaksimal mungkin dan yang paling penting buat laporan pertanggung jawabannnya serinci-rincinya tak peduli kita berada di daerah terpencil, laporan kita tetap dituntut untuk transparan, akuntabel, dan terperinci” Ungkap gurdani.  Diakhir sambutannya beliau berharap seluruh insan pendidikan dan masyarakat paminggir dapat selalu mendukung dengan ikhlas rencana pengembangan pendidikan di kecamatan paminggir demi terbentuknya generasi muda yang berilmu, berakhlak dan berwawasan agama islam. ( Rep / Ft : Salim)

TV Kabel nya Urang Amuntai

my link